Rabu, 16 Juli 2008

Putri Indonesia Itu Iblis

Tanggal 14 Juli 2008 kemarin,sebuah acara yang berkedok kontes kecantikan yang mengandalkan jargon "Brain,Beauty,and Behaviour" di gelar di kota Na trang(kalo ga salah nuliisnya gini).Acara yang diikuti oleh 80 orang wanita2 cantik dari seluruh di dunia,benar2 menyedot perhatian public.Why?Gimana ga sebuah kontes kecantikan yang di mata saya hanyalah sebuah prostitusi intelek ini memiliki sebuah bagian penjurian dimana para perempuan ini berlenggak lenggok menampilkan tubuhnya hanya dengan menggunakan swimsuit two pieces.

Gila....sebuah kata yang bisa saya cetuskan.Mau2nya sih mereka melakukan hal yang bodoh seperti ini.Iseng kemarin saya menonton proses penjurian.Sebuah nama yang sangat mengejutkan INDONESIA.Terpampang manis di televisi.Indonesia...negeri yang memiliki umat muslim terbesar di dunia ini ikut berpartisipasi dalam acara ini.Bukan hal yangmengejutkan bagi saya melihat kenyataan ini.Sudah 4 kali Indonesia telah meloloskan putri mereka untuk dijual maaf "paha"nya demi pariwisata,dan budaya.Budaya jahiliyah yang masih dipelihara sampai sekarang.

Saya benar2 tak habis pikir betapa mulianya hal2 yang telah dilakukan para perempuan2 itu.Sampe rela menjadi "pelacur dunia"demi negara.Bagaimana tidak,jika melihat mereka dipertontonkan di depan para penonton,dengan busana yang seronok2 benar2 mirip dengan penjualan budak2 perempuan yang dipajang dietalase sexshop.

Opss...mungkin kata2 saya sangat pedas sekali.Tapi yah saya hanya ingin sedikit berpendapat di sini mencurahkan keprihatinan saya ini.Apa jadinya suatu negara jika wanitanya hancur akhlaknya?

Pendapat saya:
1. Mungkin putri indonesia bukan seorang muslimah. Jadi ia memang enggak tahu dan enggak dituntut tahu apalagi mengerti dan mengamalkan faham AURAT wanita.

Kalau dia muslimah?
2. Mungkin dia belum pernah baca Al Quran, jadi memang enggak tahu ada tuntunan tentang aurat di dalamnya.

Kalau dia sudah baca Qur'an?
3. Mungkin ia hanya sekedar membaca laval arabnya, dan tidak membaca terjemahannya bahkan tafsirnya. Jadi ia lagi-lagi enggak tahu bahwa seorang muslimah mempunyai tuntunan tentang aurat.

Kalau dia sudah baca arti dan terjemahnya.
4. Itu namanya STMJ (sembayang tekun, maksiat juga). Atau... mungkin memang dia sudah TIDAK BERTUHAN. Agama hanyalah formalitas dalam mengisi KTP.

Kalau dia bertuhan?
5. Kita doakan saja semoga Allah / Tuhannya memberi petunjuk menuju shiratal mustaqim.

Kapan ya semua wanita punya rasa malu dan mau menutup auratnya?
Kalau alasan profesional, pelacur juga profesional kok.